jump to navigation

“When the Headline is YOU!” November 26, 2012

Posted by Dadi Krismatono in Buku, PR.
Tags: , , , , ,
trackback

Saya ingin berbagi tentang buku “When the Headline is YOU: An Insider’s Guide to Handling Media” by Jeff Ansell (@jeffansell) yang sangat menarik bagi praktisi PR & juru bicara. Resensi ini dirangkum dari Twit saya sebelumnya yang telah di-storify oleh IndonesiaPRPeople (@INAprpeople).

Penulisnya, Jeff Ansell adalah jurnalis kawakan yang menjadi konsultan PR, profil yang juga bisa ditemui di industri PR Indonesia. Kasus high profile yg ditangani Ansell adalah Erin Brokovich, dimana Jeff mendampingi perusahaan yang ditentang oleh Erin.

Dalam buku ini, Ansell  membahas teknik “media handling” istilah PR yang mungkin dibenci kalangan media. (Kayak cargo aja, di-handling..)   Judul “insider’s guide” seolah mau bilang, ini lho cara media bekerja dan berpikir. Ansell menjelaskan dengan tajam dalam konteks media di Amerika sehingga spokesperson dapat memahami soal angle, deadline hingga agenda setting media yang mempengaruhi suatu berita disajikan kepada pembacanya.

Sebagai panduan praktikal, kekuatan buku ini terdapat pada adanya ada satu skenario yang terus diperdalam. Mulai dari seorang spokesperson yang marah-marah karena jurnalis mencerabut pernyataan dia dari konteksnya, hingga akhirnya sang spokesperson itu menjadi makin lihai “meng-handle” media.

Buku ini  juga menyediakan beberapa messaging toolkit berbentuk lembar latihan yang bermanfaat.  Bahkan mengingatkan utk bernapas ketika bicara.

Buku ini patut direkomendasikan untuk praktisi PR & juru bicara. Selamat membaca.

Judul: When the Headline is YOU: An Insider’s Guide to Handling Media

Penulis: Jeff Ansell (bersama  Jeffrey Leeson)

Penerbit: Wiley, 2010

Komentar»

1. Goutama Bachtiar - Januari 15, 2013

Terima kasih sudah berbagi! Apakah di buku ini juga dibahas bagaimana aktivitas PR dalam menangani “percakapan” di media sosial maupun digital, atau hanya berfokus di media konvensional semata.

Sebagaimana yang kita ketahui dengan jenis media baru terutama media sosial yang “self-regulated”, media handling menjadi lebih “menantang”.

Dadi Krismatono - Januari 22, 2013

Terima kasih, Goutama.
Kebetulan buku ini fokus pada keterampilan juru bicara dalam interaksi langsung dengan media, dalam bentuk press conference atau one-on-one interview. Percakapan di media sosial bersifat “virtual” dan “many to many”, tidak dibahas dalam buku ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: