jump to navigation

Setahun Tidak Ngeblog Januari 12, 2010

Posted by Dadi Krismatono in Uncategorized.
trackback

Hmm.. sedih juga ketika melihat dan sadar bahwa posting terakhir di blog ini dilakukan di akhir 2008. Berati praktis selama tahun 2009 saya tidak menulis! Hasil penelitian tentang blogging di Indonesia memang menemukan bahwa rata-rata blogger berada pada titik kritis pada tahun kedua: apakah dia sudah menemukan betuknya dan terus menulis, atau malah menyerah. Kalau boleh membela diri, saya bilang di sini saya tidak menyerah. Saya masih kepingin menulis.

Atau, jangan-jangan, karena tahun 2009 ini hidup saya datar dan tidak ada yang berharga untuk ditulis? Tidak juga. Selama 2009, banyak hal menarik yang seharusnya ditulis. Seiring dengan proses pementasan “Inspektur Jenderal” dalam rangka ulang tahun ke-10 Teater Koin, saya membuka blog khusus. Tapi, sama saja, tidak terkelola dengan baik.

Paling tidak ada beberapa hal yang menarik di tahun 2009:

Saya bisa menyaksikan dan terlibat dalam ulang tahun ke-10 Teater Koin. Buat saya ini anugerah, karena ternyata komunitas yang sederhana dan sedikit keras kepala ini punya daya hidup yang cukup panjang. Sampai akhir tahun 2009, dalam sepuluh tahun perjalanannya, ada 16 produksi. Tidak jelek, untuk sebuah komunitas yang berangkat dari teater kampus.

Dari sisi pekerjaan, saya mendapat tugas untuk menemani CEO kami Bapak Richard Edelman untuk jalan-jalan keliling Jakarta yang sempat bikin-deg-degan. Mau kemana? Untung itinerary yang disusun oleh Pak Ahmad Syarif dari Ritz Carlton Pacific Place Jakarta cukup menghadirkan suatu “city trip” yang representatif. Kami mengunjungi rumah dan sekolah Presiden Barrack Obama waktu beliau tinggal di Jakarta, Monas dan Museum Gajah tentu saja, dan beberapa tempat lain. Pak Richard menutup jalan-jalan itu dengan menyatakan apresiasinya terhadap acara mengunjungi rumah dan sekolah Obama. Dia bilang, “We can contemplate on how ordinary person can be extraordinary.”

Tahun 2009 ditutup dengan sebuah pelajaran tentang keyakinan yang mengalahkan keraguan. Setelah pentas “Inspektur Jenderal” di Taman Budaya Societet Jogja dalam rangka ulang tahun Teater Koin di bulan Juni, muncul keinginan untuk mementaskan “Inspektur jenderal” di Jakarta. Menurut saya, bahan mentah yang kami punya sampai bulan Juni layak untuk diolah lebih lanjut untuk sebuah pementasan di Jakarta. Lalu mulailah persiapan. Survey dan penyusunan proposal, serta latihan. Di tengah jalan, para anggotanya berguguran. Mengundurkan diri, bahkan mengusulkan agar proses dihentikan.

Saya jadi ingat sebuah film dokumenter tentang latihan Marinir Amerika. Latihan terakhir mereka sangat sederhana. Pasukan dibagi dalam beberapa kelompok dan harus bertahan bersama-sama berdiri diam dalam barisan sambil menggendong segelondong kayu yang besar. Yang menyerah, silakan keluar dari barisan dan membunyikan bel. Latihan yang nampaknya sederhana ini jadi sangat berat dan emosional, terutama ketika kelelahan mendera dan mulai ada anggota pasukan yang menyerah.

Tapi memang sejarah ditulis oleh sedikit orang yang berteguh hati. Well, keras kepala memang sudah janji kami anak Koin. Sambutan dan dukungan dari teman-teman Komunitas Teater Palmerah yang hangat dan membuat kami akrab dalam waktu singkat sangat berharga. Tak habis saya mengucap terima kasih buat teman-teman Katepe. Pementasan berlangsung tanggal 22 Desember 2009 dengan lancar. Sempat deg-dengan dari pagi sampai sore karena hujan yang mengguyur sepanjang dan lagu opening bait kedua masih fals. Terima kasih buat teman-teman yang sudah datang menonton.

Maka, membuka tahun 2010, maka resolusi saya adalah: melajutkan blogging!

Komentar»

1. Bakhtiar R Imawan - Januari 13, 2010

🙂 nice topic Mas…

After I read it, how in fact I feel like filling my head with a jug full of questions? .. hahahaaaa… (maybe because I was one of the surrendered soldier as you tell)

Setidaknya saya pernah mendarat di tempat yang bernama harapan, dan terbang (lagi) dengan sayap yang disebut kenyataan.

Ok Mas, Ditunggu tulisan lainnya..

dadi krismatono - Januari 18, 2010

Thank you for the comment, Beh. So honest, and “so you”.
Blog-mu juga udah lama gak di-update?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: